SYAIR DINGIN

SYAIR DINGIN
27 juli 2016
Sekembalinya hati ke haribaan,
Ia menuntut pujangga memainkan syairnya,
Mendermakan para
fakir yang kesedihan dan sendirian
Buaian sayang tak berpelabuhan,
Akan diterima dari wanita
yang membawa keranjang buah manis beracun cinta,
Mengapa ia hanya berikan racun, dingin yang membekukan,
syair pujangga pun tak bersuhu
Namun, seraya racun harus ditelan,
Mungkin ia letakkan manis cinta di balik pintu,
Menunggu ketukan yang berubah irama,
Atau ketukan lain dari PEMILIK pemilik pintu
0 komentar:
Posting Komentar